Kenapa penyakit epilepsi sering muncul ketika sering makan

Kenapa penyakit epilepsi sering muncul ketika sering makan – Epilepsi sebenarnya merupakan kumpulan gejala penyakit gangguan sistem saraf yang ditandai dengan dua atau lebih bangkitan. Penyebab epilepsi sebagian besar tidak diketahui, namun ada beberapa faktor yang diduga dapat menyebabkan epilepsi antara lain faktor genetik/keturunan, cedera kepala, infeksi otak, trauma pada saat persalinan, stroke, keganasan dan lain-lain. Secara garis besar, bangkitan epilepsi dapat digolongkan menjadi:

Epilepsie.Krampfanfall

  1. Bangkitan Parsial (fokal atau lokal): bangkitan yang terjadi akibat aktivitas abnormal salah satu area di otak.
    a. Bangkitan parsial sederhana Bangkitan ini tidak mengakibatkan kehilangan kesadaran, namun dapat menimbulkan perubahan emosi, gangguan indera penciuman, penglihatan, pendengaran, perasa. Dapat pula mengakibatkan gerakan spontan tidak terkontrol pada sebagian tubuh, seperti lengan saja atau tungkai saja.
    b. Bangkitan parsial kompleks  Bangkitan parsial sederhana seperti telah dijelaskan di atas kemudian diikuti dengan kehilangan kesadaran
  2. Bangkitan Umum: bangkitan yang melibatkan seluruh area otak. Sebagian besar penderita dengan bangkitan umum akan kehilangan kesadaran saat kejang menyerang.

Gejalanya dapat berupa kaku seluruh tubuh (tipe tonik) kemudian diikuti dnegan gerakan ritmis (tipe tonik-klonik), otot tubuh tiba-tiba menjadi lemas (tipe atonik), atau salah satu jenis yang sering terjadi pada anak adalah kehilangan kesadaran, diikuti dengan pandangan kosong sambil melakukan gerakan mengecap-ngecap bibir atau mengedip-ngedip (tipe absens) Yang harus diperhatikan bagi orang yang menderita epilepsi adalah mengenali hal-hal yang dapat memicu bangkitan tersebut, antara lain:

1. Kelelahan atau kurang istirahat

2. Banyak pikiran/stres emosional

3. Tidak mengonsumsi obat anti-epilepsi secara teratur

4. Konsumsi alkohol berlebihan

5. Menstruasi

6. Makanan tertentu seperti yang mengandung kafein

Baca Juga : Obat Epilepsi Tradisional Mujarab

Untuk itu bagi penderita epilepsi disarankan untuk:

  • Konsumsi obat anti-epilepsi secara teratur dengan dosis yang dianjurkan oelh dokter dan kontrol rutin ke dokter Anda
  • Tidur yang cukup
  • Olahraga teratur
  • Menggunakan gelang/penanda yang menunjukkan bahwa Anda menderita epilepsi sehingga dapat memudahkan penatalaksanaan apabila terjadi keadaan emergensi
  • Beritahukan anggota keluarga dan teman Anda tentang epilepsi, sehingga mereka dapat mengerti dan membantu Anda apabila terjadi keadaan darurat.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat membaca pada artikel Epilepsi . Demikian artikel kesehatan dari kami, semoga bermanfaat. Terimakasih (sumber :  www.alodokter.com )

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *